firmana_putra@rocketmail.com

Selasa, 04 Desember 2012

Kerusakan Lingkungan Hidup "Ulah Manusia"

 

Manusia” Adalah Puncak Bagi Kerusakan Linkungan Hidup

 

      Banyak buku dan laporan ilmiah tentang dampak perilaku manusia yang telah menjelaskan system lingkungan hidup bahkan menimbulkan bencana. Pencemaran udara telah bermula di London sejak awal tahun 1273 akibat pembakaran arang batu di Newcastle dan semasa Jhon Evelyn menulis bukunya Fumifugium pada 1661 akibat buruknya terhadap kesehatan dan sebagainya (Newn 1992).
  Masalah perubahan iklim yang mempengaruhi manusia sejagat juga telah dikaitkan dengan aktifiti manusia, terutamanya sejak Revolusi Perindustrian dimana dikatakan telah meningkatkan kepekaan karbondioksida di atsmosfir akibat pembakaran bahan api fosil (Pickering & Owen 1997).

   Selain itu, laporan World conference on disaster Reduction (2005) menyebutkan, dalam dua decade terakhir, tiap tahun rata-rata terdapat 200 jutajiwa terkena bencana. Disebutkan juga meningkatnya bencana menimbulkan konsekuensi-knsekuensi berat bagi kebertahanan hidup, martabat, dan penghidupan individu, terutama kaum miskin, dan bagi kemajuan pembangunan yang dicapai dengan susah payah (ISDR-2005)
            Dalam konteks krisis ekologi, peliknya persaingan global dan kuatnya budaya konsumtif masyarakat industri bukan hanya boleh menjelaskan kualitas hidup masyarakat, tapi juga mendorong  timbulnya prilaku yang eksploitasi terhadap alam.
            Padahal, intergovernmental panel on climate change (IPCC)-suatu badan internasional pemantau perubahan iklim dunia, memperkirakan bahwa pada tahun 2100 nanti suhu global bumi dapat naik antara 1,8 hingga 2,9 derajat (A report ofbthe working Group of the IPCC summary for policymaker 2007), maknanya, suhu dunia semakin panas. Kenaikan suhu itu memang tak terlihat begitu tinggi, tetapi di Negara-negara tertentu,seperti Indonesia, di khawatirkan dapat mendorong timbulnya banyak bencana seperti banjir, kemarau panjang putting beliung, angin kencang,kebakaran hutan. (UNDP-2007). Mungkinkah prediksi kenaikan suhu global dari (IPCC benar-benar terwujut hingga dapat timbulnya banyak bencana berdasarkan issi-issi di atas, dapat dikatakan manusia adalah puncak bagi kerusakaan lingkungan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Design By:
SkinCorner